Putih

Putih ini milikmu
Meski dia sedang berselimutkan gulita
dan berlinangkan air mata

Putih ini milikmu
Tapi dia sedang perlahan menghitam
Bersaing dengan gelapnya kelam
Membiarkan dirinya tergantung di tepi jendela
Membiarkan dirinya terkoyak angin yang menghela
dan dia merindukanmu

Putih ini milikmu
Dia merindukan kerlip bintang di langit malam
Dia merindukan basahnya embun pagi saat matahari menyapanya
Dia merindukanmu

2 thoughts on “Putih

Leave a reply to nanang Cancel reply