Setelah perjalanan yang gak berasa (karena gw tidur) sampai lah kami di Jababeka. Untung gw kebangun tepat pintu masuk kota jababeka sehingga bisa ngeliat gmn sih sebenarnya kota yg cuma gw baca tulisan namanya dari jalan tol (dan ditandai dengan patung orang main golf).
Setelah muter2 sebentar,sampai lah kami di PT. Unilever Indonesia Skin Care Factory. Dari pinggir jalan sudah sangat terlihat kalau bangunan yang kami lewati adalah milik Unilever. Gmana nggak, foto2 bintang unilever produk kaya BCL n Dewi Sandra dipampang besar2 di tembok bangunan yang di cat pink bernuansa bunga.
saya dan gedung unilever warna pink dan BCL 😛
Begitu sampai kami disambut satpam yang mengantarkan kami masuk ke dalam gedung. Dan begitu masuk kami pun langsung disambut bau harum khas wangi2an lotion atau sabun. Suasana pun bersih dan terkesan nyaman. Dengan suasana pink dan ungu,gw jadi ngrasa kalau skin care factory ini berjenis kelamin wanita 😀 Sebagai tambahan, interior di dalamnya juga bernuansa pink dan sangat wanita sekali. Yang unik adalah lampu hias di ruang tamu yang berbentuk gelembung sabun. Konsepnya pas banget untuk sebuah pabrik yang memproduksi sabun 😀
hiasan lampu yg berbentuk gelembung sabun.
Oya, dalam bangunan tersebut sudah termasuk kantin,ruang pelatihan,ruang2 rapat dan kerja juga langsung tersambung dengan pabriknya. Compact deh!
Setelah penyambutan dan penjelasan2, kami pun dibawa ke anjungan tempat kami bisa melihat pabrik dan proses pembuatan produk2 mereka. FYI, yg dibuat disini adlh produk2 yg berhubungan dgn skin care mulai dari perawatan wajah (pond’s,citra),perawatan tubuh (nivea,vaseline),hingga sabun cair (lifebuoy,lux). Dengan cara melihat yang hanya dianjungan,gw jd inget waktu ngeliat proses pembuatan rokok di House of Sampoerna. Terus suasana pabrik yg menggunakan konveyor jd mengingatkan gw dengan suasana LG. Tapi bedanya, unilever telah menggunakan teknologi robot dlm proses produksinya. Modern deh!Selain itu,pegawainya terkesan bersih karena dilengkapi dengan sarung tangan,hair cap dan baju putih panjang. Ditambah suhu ruangan yang dijaga agar tetap sejuk. Gak kebayang deh klo ada pekerja yang keringet trus keringetnya masuk ke sabun. Hiiiiyy…
mencoba meniru bintang unilever 😛
Setelah berkeliling kami pun kembali ke ruang semula. Yang cowo2 solat jumat,yg cewek2 foto2 😀 eh, tp cowok2 gak mau kalah ding, mereka minta foto sama BCL juga dooong… 😆
Para lelaki dan Bunga Citra Lestari 😆
setelah itu kami pun berpamitan dan melanjutkan perjalanan….menuju Kota Bunga Puncak! Inilah inti KI sebenernya… :p
Keren banget oan…sebenernya sebelum BCL gw yg dtawarin duluan tapi waktu itu kita Kan PLO jadi gw tolak deh..
LikeLike
huahahhaa…sama doong…sebelum Darius di tawarin jd bintang vaseline gwe juga udah ditawarin 😛
*kebalik gini jadinya, hahaha!*
LikeLike