Cooper, hey, Cooper!

Dulu, kita sering bicara

Kamu ceritakan kesedihanmu, aku bawakan tawamu

Aku ceritakan kekecewaanku, kamu bawakan bahagiaku

Ah, tapi mungkin itu hanya perasaanku saja

juga mungkin hanya harapanku saja

Toh kamu tidak peduli

Tidak pernah peduli

Bahkan kamu tidak pernah merasa kehilangan saat aku tidak ada

Aku, bagimu, hanya semilir angin yang pernah kau butuhkan untuk menyejukkan harimu

Tapi semilir angin tetaplah hanya angin yang sedang berlalu

Tanpa perlu kembali

Ya, kamu tidak pernah peduli lebih dari itu

3 thoughts on “Cooper, hey, Cooper!

Leave a reply to mikha_v Cancel reply