4 Stages of Boss from My Boss

Hey! long time no see, eh? (talking to my blog interface)
and you, readers, long time no see, eh? (what exactly will they see, yoan, since you never update your blog regularly!)

Well, just want to share something i learned from my boss today with you..

Siang tadi, bos saya (let’s call him Mr. C) mengajak saya dan temen saya (let’s call her Dinda) untuk market visit.   Gak jauh-jauh dari kantor tapi cuma di LMSSC, Oke Shop, dan Electronic City.

Well, anyway, selama perjalanan dari kantor-electronic city dan electronic city-coffee shop, bisa dibilang kami tidak membicarakan pekerjaan sama sekali.  Hanya share2 pemikiran, pendapat, dan cerita-cerita ttg kehidupan sehari-hari.  Begitu kami duduk dan memesan minuman, bercerita lah dia tentang pengalaman kerjanya.

Dari yang dia ceritakan, ternyata Mr.C sudah merasakan bagaimana dunia marketing dari dasar-dasarnya.  Dari saat dia masih kroco (seperti saya sekarang ini), sampai akhirnya dia masuk LG untuk mendapatkan posisi marketing manager asia.  Dari obrolan-obrolan tadi, ada beberapa hal menarik yang bisa gwe petik :

There are 4 stages of bosses.  The best one is boss who is lazy but intelligent.  The second one, is the one who is both diligent and intelligent.  the third one is the boss who is both lazy and stupid, and the worst one is the one who is stupid but intelligent… Why is it the worst? because the keep intelligent in the stupid way.  That’s the worst thing that company will have

Nice eh? Mungkin target sekarang, jadi anak rajin biar pintar biar bisa malas-malasan.  Hahaha!

Ada sesuatu yang membuat saya agak merasa senang.  Jujur, saya termasuk mengagumi sosok Mr.C ini sejak awal saya bergabung di kantor. Bahkan ada pemikiran ekstrim kalau saya akan bertahan di perusahaan saya yang sekarang selama dia juga masih ditempatkan di Indonesia.  Dan mendengar segala macam cerita tentang pengalamannya, visinya untuk LG mobile indonesia, membuat saya semakin kagum dengan sosok Mr. C.  Dan tadi, dia menyebutkan alasan mengapa dia memilih saya dan Dinda sebagai tim yang bakal dia bentuk :

Reason why i picked you, guys, because you remind me about my self when i was at your age. Eager to learn something new in order to develop your own self.  Your my first step to reach our vision. Please, work hard together with me.

Ihiieey! mendadak semangat saya…:D

I Dream Dreams

Sebuah quote yang gwe ambil dari film Remember Me,

You know what day I’m staring at, Michael. By 22, Ghandi had 3 kids; Motzart, 37 symphonies; and Buddy Holly was dead.

That made me kinda think about…my life.

I’m 22….and what am i now? Human being. Ordinary human being.

Hell yeah, i dream dreams. a lot of dreams.

Banyak sekali yang ingin gwe lakukan.

Ingin keliling dunia, siapa yang tidak mau? tidak hanya keliling dunia, gwe ingin mengetahui kehidupan di sana, tiap sejarahnya, budayanya, dan bahasa. yap, gwe sangat mencintai bahasa.

Impian gwe yang lain, gwe ingin bisa menguasai lebih dari 3 bahasa dunia. Progress sekarang? fluently in Bahasa, English, and soon-to-be-fluent in Deutsch. Sedikit-sedikit tau beberapa istilah Jepang, tau bagaimana menghitung hingga 15 dalam bahasa spanyol, tau beberapa salam dalam beberapa bahasa yang umum, dan bisa memesan susu coklat panas dalam bahasa yunani. Hahaha. Kesederhanaan itu penting! :))

Karena itu lah, gwe ingin punya pekerjaan yang bisa membuat gwe keliling dunia, atau paling tidak indonesia. Siapa yang gak pengen punya pekerjaan kaya Samantha Brown, Ian Wright atau Pak Bondan? Udah keliling dunia, makan-makan, dibayar lagi! 😀 Tapi…gwe pun terpikir jenis pekerjaan lain, berkeliling dunia sambil memberi sesuatu. Seperti….hmm, let’s say..Work for United Nations, especially for Unesco or Unicef. berkeliling dunia mengurus pendidikan, kebudayaan, atau pun kesejahteraan anak-anak…What a dream!

Bicara tentang pekerjaan, gwe jadi inget salah satu mimpi gw tentang tempat bekerja. Suatu waktu, gwe melihat recruitment sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang hiburan yang mencari seorang lulusan Teknik Industri. Mereka adalah DISNEY WORLD. Definately i’ll try to apply to it!

Tapi gara2 “didoktrin” oleh dosen gwe tahun lalu, tiba2 gwe ingin bisnis. Hahaha, 21, dan masih labil 😛 Lalu gwe pun sempat berpikir keras, bisnis apa yang bakal gwe jalani? Gwe berprinsip, bisnis gwe bukan hanya apa yang sedang naik daun di kalangan masyarakat, tapi harus yang menjadi apa yang gwe cinta. apa yang gwe cinta? Butuh sekitar 6 bulan untuk akhirnya menemukan apa yang gwe cintai…

Selalu memberikan kebanggaan tersendiri bagi gwe tiap ada temen gwe yang nanyak dimana tempat jalan atau tempat makan. Dan selalu menjadi kepuasan tersendiri tiap temen gwe puas dengan saran gwe. Dan selalu ada kebahagiaan sendiri tiap gwe bisa menceritakan perjalanan gwe ke beberapa tempat ataupun info2 setelah makan di suatu tempat. Dari situ lah, gwe pun berpikiran membuat, TRAVEL AGENT!

Sebuah travel agent yang tidak hanya menjual tiket, tapi juga bs jadi guide n penyedia info travel, cullinaire, dll untuk semua kalangan.Dan di kantor travel agency itu Ada cafe/resto/bakery/pastry dgn masakan spesial Mamaku. Jd org milih menu makanan sekaligus menu tour. ini sekalian memenuhi hasrat kuliner gwe sekaligus mewujudkan mimpi mama gwe. Dan discout 20-30% seumur hidup untuk vidatra06, ti05-07 ITB, penghuni Kosan kanayakan 49 thn 2007-2010, n keluarga bsr pske. Pilih Kasih :p

cuma bisa bilang satu kata : AMIN!!

dan mulai bertindak!