3 Porsi Rokok dan Bir

Untuk pertama kalinya gwe menyelesaikan cerpen karangan gwe sendiri. Jangan berharap apa-apa disini, ini benar-benar karangan seorang amatir yang sama sekali tidak mengerti tentang cerpen. Jangan berharap akan cerita yang menyentuh dan mendesak air mata, jangan berharap akan cerita yang mengeluarkan emosi dan amarah, apalagi berharap akan cerita yang akan membuat kalian terpingkal-pingkal. Berharap lah akan cerita yang sangat sederhana…Enjoy! 😉

3 Porsi Rokok dan Bir

“Kamu itu manusia yang hebat, Kai!”, seorang sahabat dengan penuh keyakinan mengatakan kalimat itu seraya menatap mataku lurus-lurus.

“Oh ya? HAHAHA!”

Aku hanya tertawa. Alisku naik sebelah. Mataku membalas tatapan sahabatku itu dengan pandangan yang mengatakan, “Dan kamu itu manusia yang aneh bisa berpikiran seperti itu.

Aku ini manusia lemah. Dengan mudahnya hembusan angin ini akan membawaku berputar. Berputar dan terus berputar-putar mengikuti arah angin. Bahkan saat hembusan angin itu semakin jauh mengajakku berputar, aku masih saja terhanyut olehnya. Dan aku semakin tidak menyadari bahaya yang mengancamku di ujung pusaran angin itu.

Please continue read 😉