[myEuroTrip] Day 3 : The Asian’s Life here in Berlin

Hari ketiga dari gwe di Berlin. Dan gwe n Dona memutuskan (sekaligus diminta) untuk tinggal di wisma mengingat besoknya akan diselenggarakan open house di wisma indonesia.

Pekerjaan kami yang pertama (dan sebenarnya satu-satunya hari itu) adalah mengupas Korabi! Seumur-umur baru sekarang gwe tau ada sayuran bernama korabi. Ternyata, korabi adalah sejenis sayuran yang memiliki tekstur daging sangat mirip dengan labu siam. Cara mengupasnya pun gampang. Tinggal bersihkan korabi dari batang-batang daun, potong ujung paling atas, dan kupas dari atas ke bawah. Hati-hati, sering kalau terlalu keras bisa jadi ketebalan memotongnya. Kalau penasaran bagaimana bentuk Korabi, ini nih gambarnya :

Korabi

Setelah acara kupas-mengupas selesai, gwe n dona pun memutuskan untuk ikut Mbak Atin belanja keperluan acara besok. Tujuan pertama kami adalah asien supermarkt yang gwe lupa namanya apa. Wah, begitu masuk gwe langsung disambut sambal ABC! dan ada row khusus barang-barang Indonesia.  whooaaa…:))

Row for indonesian's thingy
...bahkan ada indomie! 😀

Beranjak dari asien supermarkt, kami pun menuju ke gudang. Lucunya, awalnya gwe n dona udan kesenengan karena salah dengar “gudang” menjadi “ku’damm”….weleh! Padahal, yang dinamakan gudang adalah tempat membeli barang-barang keperluan dapur dalam jumlah besar. Bentuknya bener-bener gudang deh. Yang dijual mulai dari beras, bawang putih, buah-buahan kaleng dalam ukuran terbesar, tahu, dan lain-lain Jadi caranya belanja disini adalah menyebutkan barang-barang apa saja yang kita butuhkan ke kasir, bayar, lalu sang petugas kasir akan mengambilkan barang-barang kita…waw!

Ku'damm, eh, Gudang! 😀

Setelah dari gudang, kami pun menuju tujuan pertama kami, pasar turki! Pasar turki ini dipenuhi oleh berbagai macam barang yang di jual oleh orang-orang turki. Mulai dari ikan segar, berbagai macam sayuran, pakaian, dan lain-lain. Pakaiannya bagus-bagus deh…gwe aja menemukan sweater tipis seperti cardiganyang hanya sebesar 6 euro.  Dan yang uniknya, semakin sore pedangan disini saling bersaing untuk menurunkan harga dengan cara meneriakkan harga-harga dagangannya. Jadi kalau sudah sore sekitar jam 4, pasar akan super duper ramai to the max!!Disini kami ditawarkan oleh mbak Atin untuk mencoba martabak khas turki yang diisi bayam dan keju. Rasanya? berhubung gwe dan dona baru memakannya setelah buka puasa, tampaknya martabak ini kurang enak jika harus dipanasi kembali. Memang harus dimakan tepat setelah ia selesai dimasak.

si Dona yang malah cengar-cengir bukannya belanja
nah, kira-kira begini bentuk pasar turkinya...

Setelah tas belanjaan mbak atin sudah penuh bahkan sudah gak muat lagi, kami pun pulang. Sesampainya di wisma, belum sempat ganti baju, tiba-tiba saja mbak atin masuk kamar dan minta tolong gwe menemai ke dokter gigi! hyalah..mimpi apa gwe tiba-tiba nganterin orang ke dokter gigi di negara orang?hahaha..ternyata mbak atin datang terlambat sehingga ditaruh di urutang paling belakang. Tempat praktik dokter giginya menarik! semua orang bergerak cepat dan sangat ramah..bahkan dokter yang menangani mbak atin mengantarkan hingga pintu depan saat mbak atin mau pulang. waaaw!!

…to be continued!

[myEuroTrip] Day 2 : Met the Stars..!

Rencana hari itu adalah : Madam Tussaud dan Reichstag!

Berhubung bangun agak telat, gwe n dona baru keluar dari rumah jam 11 siang. tujuan pertama adalah Madam Tussaud. Kali ini kami didrop oleh mas Kamal sehingga kami bisa bebas kemana-mana terlebih dahulu sebelum minta jemput.

Tujuan pertama adalah Madam Tussaud. Karena kami mahasiswa, kami dapat potongan 1 euro dari harga tiket dewasa (disamakan dengan harga tiket untuk senior), sehingga kami pun ‘hanya’ membayar 18.9 euro (silakan hitung sendiri dalam rupiahnya). Saat bayar, kami ditawari untuk membeli buku panduan seharga 5 euro…Buku panduannya tersedia dalam bahasa inggris juga ko..hehe!

Meet the Stars

Begitu masuk, kami langsung disambut oleh tokoh-tokoh sejarah dunia dan jerman. Figur pertama yang kami lihat adalah Karl Marx, Sophie Scholl, dan Anne Frank. Setelah itu, figur-figur pemimpin dunia pun bermunculan, mulai dari JFK, Obama, Ronald Reagan, Winston Churcill, bahkan hingga Pope Benedict XVI yang berasal dari jerman. Selanjutnya, giliran orang-orang paling kreatif sepanjang sejarah, seperti Beethoven, Johann Sebastian Bach, Albert Einstein dan Sigmund Freud. Sayang gwe melewati Sigmund Freud begitu saja karena sangat terpukau dengan kemiripan figur Einstein. Setelah itu semua, giliran para atlet-atlet yang unjuk gigi. Mulai dari Oliver Kahn, Cristiano Ronaldo, Coach Sven Ericsson, Ayrton Sena, Mohammad Ali dan lainnya.  Bahkan ada simulasi tendangan penalti yang dilihat oleh pelatih ericsson dan dua pemain belanda yang gwe lupa sapa aja. Setelah dari para atlet itu lah baru bermunculan artis-artis yang sering muncul di TV. Awalnya, banyak figur artis lokal jerman yang gwe sama sekali gak kenal. Gwe n dona skip foto-foto disini, hahaha! Lalu bermuncul lah arits-artis internasional seperti Beyonce, Michael Jackson, Justin Timberlake, Johnny Depp, Bono, Robbie Williams, Tom Cruise, pasangan Brangelina, Leonardo dicaprio, dan lain-lain. Jelas lah ini semua diborong untuk foto-foto, hahaha! Figur-figur artis internasional ini ditutup dengan Gery Halliwel dan kami pun berjalan ke arah keluar. Tapi ternyata belum selesai…! saat keluar kita akan dilepas oleh Shrek yang berdiri menjulang di hutan buatan. Lucuu!!

read more to know the next things we did 🙂 )

[MyEuroTrip] Day 1 : Berlin’s Quick Tour

akhirnya, sampai juga di berlin setelah 2 jam jkt-s’pore, 1,5 jam transit di changi, 11 jam s’pore – frankfurt, 2 jam transit di frankfurt, dan 1  jam frankfurt – berlin. fewh!

Di berlin ternyata Dona di jemput sama mama papanya dan staff kedubes lainnya. Tepatnya, dijemput oleh bapak dubes dan istri beserta para staffnya. wew, berasa tamu negara. Kami pun langsung menuju wisma kedutaan untuk sekedar beristirahat sejenak.

Atas saran dari pak dubes, kami pun dilarang tidur agar tidak terbalik waktu tidurnya, dan disarankan untuk jalan-jalan keliling kota berlin.  Jadi lah,gwe dan dona memutuskan untuk berkeliling kota Berlin untuk mengunjungi tempat-tempat pariwisata pada umumnya. Dan perkenalkan lah guide kami hari itu, Mas Kamal!

Vielen dank, Herr Kamal..! 🙂

Tujuan pertama kami adalah Holocaust Monument. Tempat ini merupakan monumen untuk mengenang korban-korban holocaust zaman nazi dulu. Bentuknya seperti batu-batu kotak yang disusun sedemikan rupa sehingga membentu maze dan memiliki tinggi yang berbeda-beda. Sebenarnya disini ada kejadian bodoh yang sampai sekarang gwe sesalin…..i lost my jacket!….ck!

holocaust monument
brandenburger tor

Setelah dari holocaust monument, kami pun memutuskan untuk jalan kaki ke brandenburger tor yang memang sudah sangat dekat. Kalau aku tidak salah, brandenburger tor ini adalah gerbang yang memisahkan berlin barat dan berlin timur dulunya. Sekarang di daerah situ sudah dijadikan area bebas kendaraan bermotor sehingga hanya penuh dengan turis-turis, pejalan kaki, atau bahkan para penduduk yang bermain sepeda. Di kawasan brandenburger tor ini banyak berjajar kafe-kafe seperti starbuck, haagen dazs, dan lain-lain. Berhubung waktu itu gwe n dona gak puasa, kami pun memutuskan untuk membeli starbuck sementara mas Kamal mengambil mobil untuk menjemput kami (baik sekali…danke, mas!)

Continue reading “[MyEuroTrip] Day 1 : Berlin’s Quick Tour”