From Paris With Love and The Lightning Thief

Jangan tertipu dengan judulnya, karena meski keluar dekat2 valentine, film ini bukanlah film romantis.  Ya, meskipun punya unsur “Paris” dan “I love you”, film ini bertemakan action-comedy.  Ada sedikit deh romance, dikiiit banget!

Film ini dimainkan oleh John Travolta dan Jonathan Rhys Myers. Intinya, mereka berdua jadi agen yang harus menyelematkan delegasi USA untuk KTT dari serangan para teroris.  John Travolta berperan sebagai Charlie Wax, agen senior yang mempunya gaya slengean dan semena-mena (khas bad boy will smith dsb).  Sementara Rhys Myers berperan sebagai seorang asisten kedutaan besar yang baru ditugaskan sebagai agen operasional untuk membantu Charile Wax.

Secara keseluruhan, singkat kata, film ini sangat typical action movie ala holywood pada tahun 90an.  Bisa dibilang adegan tembak2an ato kelahi john travolta mengingatkan kita aksinya di Face/off bersama nicolas cage.  Aksi2 yang disugukan pun sejenis film2 seperti die hard, con air, face/off dan lainnya.  Mulai dari ledakan, tembak2an sambil loncat sana loncat sini, Kebut2an di jalan tol ataupun jalan raya tengah kota, perkelahian tak sebanding seperti 2 lawan buanyak orang dmana sang jagoan harus bertindak cepat dan tepat untuk ngalahin musuh2nya.  Yak, kira2 seperti itu.  Tapi, bukan berarti jelek.  Walaupun klasik, klise, ataupun tipikal, film ini cukup menghibur.  Joke2 segar dan adegan2 lucu banyak menghiasi film ini.  Kalau anda benar2 kangen sama film2 action berjenis film2 yang saya sebutkan di atas, ditanggung pasti sangat suka dengan film ini.  Well,at least, you will be entertained and satisfied.

***

Satu lagi film yang diangkat dari novel fantasy, Percy Jackson and the olympians : The Lightning Thief.  Film ini diangkat dari novel berjudul sama karangan Rick Riordan.  Film ini sering dibanding-bandingkan dengan Harry Potter.  Mungkin karena sama2 disutradarai oleh Chris Columbus untuk tayangan perdana di layar lebar.  Mungkin karena tokoh utama sama2 berjumlah 3 dengan komposisi 1 cowok berbakat, 1 cowok konyol, dan 1 cewek pintar.  Mungkin karena tokoh utama awalnya sama2 tidak tau kekuatan yang dia miliki.  Mungkin karena tokoh utama sama2 belajar di suatu tempat khusus yang sesuai dengan “kaum”nya.  Atau mungkin karena sama2 berunsur fantasy dan banyak sentuhan2 magis lengkap dengan makhluk2 dongen.

Ya, kalian bisa menemukan semua hal tersebut di film ini.  Tapi kalian tentu tidak mungkin menemukan iPod atau PlayStation di film Harry Potter atau lagu2 bertemakan pop seperti Lady Gaga’s Poker Face atau Kesha’s Tik Tok sebagai soundtrack di film Lord Of The Rings atau Narnia.  Yap, yap, film ini melakukan pendekatan modern dan sangat memperlihatkan kehidupan sehari-hari.  Kan lucu juga kalo seorang demigod (setengah dewa setengah manusia) bisa mengalahkan Medusa dengan bantuan iPod. Hehehe…

Film ini cukup unik n menarik.  Anak-anak lebih cocok menonton Percy Jackson daripada Harry Potter sebenernya.  Karena sentuhan fantasy yang dipadukan dengan kehidupan sehari-hari memang terasa aneh di awal (apalagi logat pemeran disini tidak menggunakan logat inggris, dmana film sejenis biasanya menggunakan logat tersebut).  Tapi, pendekatan unik seperti ini justru lama2 lucu juga. Misalnya nih, mencari permata gaib salah satunya di kota Las Vegas, lengkap dengan lampu2 yang gemerlap dan casino.  Jalan masuk neraka adalah di bukit Hollywood, LA, tepat di bawah salah satu huruf2 tersebut.  Atau, peperangan terakhir dengan si pencuri tongkat petir dilakukan di Empire state Building, NYC.  Atau, sepatu yang bisa terbang yang muncul di film sebenarnya bermerekan Converse (ada lambang bintangnya). dan gak lupa iPod andalan tentu saja! hehehehe..lucu kan??Tapi, tetap saya acungkan jempol untuk Chris columbus yang selalu berhasil merealisasikan makhluk2 dan dunia2 fantasy sejak debutnya di Harry Potter 1 & 2.  Sangat gak salah memilih Chris Columbus sebagai sutradara yang membuka pintu masuk ke dunia fantasi yang belum kita kenal.Well,after all, menghibur lah.  Jauh lebih menghibur dibanding Twilight Saga menurut gwe *no offense for you, girls and gays! 😉 *

Cooper, hey, Cooper!

Dulu, kita sering bicara

Kamu ceritakan kesedihanmu, aku bawakan tawamu

Aku ceritakan kekecewaanku, kamu bawakan bahagiaku

Ah, tapi mungkin itu hanya perasaanku saja

juga mungkin hanya harapanku saja

Toh kamu tidak peduli

Tidak pernah peduli

Bahkan kamu tidak pernah merasa kehilangan saat aku tidak ada

Aku, bagimu, hanya semilir angin yang pernah kau butuhkan untuk menyejukkan harimu

Tapi semilir angin tetaplah hanya angin yang sedang berlalu

Tanpa perlu kembali

Ya, kamu tidak pernah peduli lebih dari itu

TI2006 ITB goes to Surabaya (3)

Hari ketiga!!!
Gw bangun sambil ngrasa pusing bgt…darah rendah agak kumat krn mlmnya cuma tidur 3 jam. Tapi rombongan hrs bgn pagi2 banget krn harus berangkat ke gresik untuk mengunjungi PT. Petrokimia Gresik

Sampai di gresik kami langsung d sambut dengan soto ayam lamongan. Setelah itu masuk ke ruang pertemuan untuk melakukan ritual biasa,ntn video,presentasi,tanya-jawab. Dan seakan blm puas ngasi kami sarapan,kami pun diberi snack lagi..woww!!

Dan seperti ritual biasa,kami pun plant tour. Kompleks petrokimia agak2 mirip PT. BADAK Bontang. Perumahan,sekolah,fasilitas2,kantor n pabrik jadi satu. Pabriknya sendiri luasnya sekitar 400Ha dan dekat dgn laut. Belum lagi panasnya…mirip lah!tapi mungkin versi gersangnya (ttp gk mau kalah)

Selesai plant visit, PT. Petrokimia kembali ngasi makan siang yang buaanyaakk banget baik jenis maupun jmlhnya. Dari sate,seafood asam manis,macem2 sayuran,bistik daging lengkap dengan kentang n sayurnya. Dan gk lupa jg es kelapa sbagai pencuci mulut. Weleh! Makmur yaaa…hahaha!!

Perjalanan pun kami lanjutkan. Kali ini ke House of Sampoerna. Intinya,ini adalah museum perkembangan Sampoerna. Barang2 yg dl dipakai sampai pabriknya sendiri di perlihatkan disini. Ada jg toko souvenir n kafe. Gw gak ngapa2in disini slain muter2 gk jelas. Bingung jg mau ngapain krn museumnya sendiri juga kecil. Palingan gw amaze krn buruh2 pabrik roko kelinting bekerja kaya robot. Cepat dan berulang terus-menerus. Kasiaaaann…:(

Dari House of Sampoerna kami pun pulang ke asrama haji untuk packing n mempersiapkan performance kamar buat acara angkatan malamnya. Kamar kami sama sekali gk punya persiapan, jadilah kami hanya bikin sejenis parodi lady gaga….dan gw berperan jadi Lady Ganteng. Baiklah. Saya akan mendalami peran sebaik2nya…:p

Acara malam dimulai dari jam8-jam1 malam. Dibuka dgn video angkatan yg menampilkan lagu angkatan, tiap kelompok menampilkan performance masing2. Dan angkatan saya gila akuuutt!!!huaaaa…dari performance pertama smp akhir gw ktawa2 n plg gk cengar-cengir. Acara ditutup dgn sharing2 dan berhubung gw paling anti acara mellow n sdh2an,gw pun membiarkan diri gw larut dlm ngantuk.

Selesai acara akhir kami pun berangkat ke bandung dgn rencana mampir ke jogja. Tapi krn brgkt dari surabayanya telat,skitar jam2,kami pun hanya mampir untuk beli bakpia.paling gak ada lah yg dibawa buat anak kosan…

Intinya,semuaaa acara bener2 menyenangkaaaaan!!!makasih bgt buat angkatan gw yang membuat pengalaman yg gak terlupakan.
Really love you,guys!
TI2006 Banguuunn!!!
😀