[Lessons Learned] Belajar dari Jendral Soedirman

After watching : Mata Najwa Belajar dari Jendral Sudirman.

1. Patung jendral Sudirman dibuat dengan sikap hormat bukan karena beliau ingin dihormati, tapi beli ingin selalu menghormati rakyatnya.

2. Pak dirman tidak pernah menggunakan jampi-jampi ataupun klenik yang selalu terdengar di beberapa cerita, tapi beliau mengakui, “jimat” yang selalu beliau bawa adalah selalu berperang dalam keadaan berwudhu

3. Terus berjuang bergerilya meskipun paru-paru tinggal 1, meskipun presiden Soekarno dan wakil presiden Hatta sudah ditawan, itulah yang membangkitkan puluhan ribu pahlawan Indonesia terus berjuang di agresi militer Belanda II

….dan pasti masih banyak lagi fakta-fakta yang membuat saya makin terharu dan mengidolakan pak Dirman ❤ #dirgahayu #RI70

View on P

Normal Things You Can Find When You’re raveling in China

Mungkin kebanyakan orang kalau ditanya apa yang dibayangkan jika jalan-jalan ke daratan Tiongkok akan menjawab, “Wah, susah bahasanya” atau “Katanya jorok ya?”. Yup, itu juga yang saya alami ketika sedang mempersiapkan perjalanan ke Tiongkok dengan suami bulan April 2015 lalu. Sebelumya saya memang sudah sempat mengunjungi Beijing dalam rangka business trip. Waktu itu aman-aman aja sih, tapi kan segala sesuatu yang sudah diatur dengan travel agent akan berasa aman-aman saja. Hahaha. Jadi lah saya dan suami mempersiapkan segala sesuatu mulai dari belajar sedikit-sedikit kosa kata Mandarin, berbagai makanan kaleng (biar makanan tetap bersih, halal, dan gak ribet mesen-mesen karena kendala Bahasa), segala macam alat sanitasi mulai dari tissue kering, tissue basah, hand sanitizer, tissue basah berbentuk sarung tangan yg bisa dipakai untuk mandi, dll, dsb. Ternyata, sudah dengan persiapan segitunya tetep aja saya dan suami menemukan hal-hal lucu yang tampaknya memang khas kita temukan saat traveling ke negeri Tiongkok.

Continue reading “Normal Things You Can Find When You’re raveling in China”

[Short Review] Shanghai History Museum

It’s just…one of the best museums i ever visited!

Shanghai history museums provide an interactive and very complete showcase, telling us all stories about shanghai since Ming Dynasty to foreign concession, opium war and until 20th century.
Along the path, we can hear voices of old shanghai from its market to its china opera. Plus, I can even smell the salted fish scent when I walked thru the market!

Every corner is full of surprice!

[A Very Short Story] Yuyuan bazaar & garden

Tourisity kind of day : 24-hours series of Shanghai.
Saya dan suami cuma punya waktu tidak sampe 36 jam di kota besar, padat, dan modern ini. Jadilah Yuyuan bazaar & garden jadi pilihan utama selain the bund.
Kesimpulan:

1. Ramenya ampun-ampunan padahal bkn weekend

2. Bangunannya emang bangunan lama, tapi entah kenapa berasa bohongan lamanya. Mungkin krn keramean itu tadi.

3. Belajar minum and hirup teh di salah satu tea house tertua di shanghai. Sblm diminum teh harus dihirup lbh dulu dgn memegang teh dan tatakannya dgn kedua tangan. Setelah itu baru diminum dgn posisi tgn yg berbeda antara cewek n cowok. Yg cewek hrs ngetril, yg cowok anti ngetril.

[Short Review] The Royal Chocolate Biscuit Cake by Carolyn Robb’s The Royal Touch

The Royal Chocolate Biscuit Cake by Carolyn Robb’s The Royal Touch.

One of the favorite cake of Prince William. They said the queen always request this cake on the menu book for Sunday tea time, every time her grandson come to join the tea time.

Looove the cake so much! Not just a simple chocolate cake but it filled with pistachio, biscuits, cherries, and (kind of) nougat. Eat it will always full of surprise.