Belanda : Tujuan Studi vs Tujuan Wisata


Apa sih yang kalian pikirkan pertama kali ketika mendengar nama “Belanda”?? Kincir angin? Bunga Tulip? Sepak Bola? Keju? Atau sekolah-sekolah ternama yang melahirkan banyak seniman,insinyur, dan ahli-ahli di bidang lainnya? Yap, semua ada di Belanda.  Mulai dari berbagai macam tujuan wisata, keunikan arsitektur, hingga universitas-universitas yang menyediakan berbagai macam pilihan bidang studi.

Coba deh, kalau bicara tentang tujuan wisata, wuih…gak habis  seharian buat ngomonginnya.  Bisa jadi, langsung ini yang kalian bayangkan

The Mills at Kinderdijk
sources : http://www.holland.com/global/thingstodo/attractions/unesco/kinderdijk.jsp

Yap, Kincir Angin tentu saja! Sebenarnya, awal mula kincir angin itu darimana ya?? Kincir Angin mulai ada di Belanda sejak abad 13.  Waktu itu banyak area di negara ini yang berada di bawah air.  Jadi, dengan menggunakan kincir air yang berada di dalam bangunan kincir angin tersebut, air yang ada di tanah Belanda dialihkan, disalurkan dan dibendung.  Nah, tanah yang basah dikeringkan dengan kincir angin.  Untuk sekarang sih, kincir angin banyak dipergunakan sebagai sarana pembantu bidang pertanian dan industri.
Kincir angin yang paling terkenal di belanda adalah kincir angin yang terletak di Kinderdijk.  Malah, kincir angin tersebut menjadi salah satu Unesco’s World Heritage.  Kalau jalan-jalan ke Belanda, tentu saja wajib mengunjungi tempat satu ini.  Apalagi kalau bisa melihat saat kincir angin tersebut beroperasi.  WOW!  Oya, kincir angin juga banyak ditemukan di tempat lain selain di Kinderdijk dimana masing-masing punya keunikan sendiri, misalnya :

  1. The Zaanse Schans
  2. The stilling mills of Schiedam
  3. The post-mills of Heusden
  4. The Schermer Museum Mill

Pernah mikirin gak, kenapa sih Belanda identik dengan warna Oranye?? Bahkan sampai seragam sepak bolanya aja berwarna oranye.  Semua ya karena bunga tulipnya!

Bunga tulip ciri khas Belanda
Source : http://www.holland.com/global/thingstodo/typical/tulips/keukenhof.jsp

Pada waktu-waktu tertentu, Belanda menawarkan keindahan alamnya berupa berbagai macam bunga yang mewarnai tiap sudut taman kota-kota belanda.  Kalau memang mau menikmati bunga-bunga khas belanda, coba deh kunjungi The Kaukenhof . Katanya nih, di sini terdapat 2700 pohon, dan dengan area seluas 32 Ha yang penuh dengan Tulip, Hyacinths, daffodils, dan berbagai macam bunga musim semi lainnya. Dan yang lebih hebatnya lagi, tiap tahun lebih dari 7 juta bunga ditanam di taman Kaukenhof ini. Wuiihh..kebayang gak tuh gimana indahnya?

Kalau gak beli keju di Belanda, kayaknya belum disebut sudah ke Belanda deh.  Keju memang merupakan salah satu produk khas Belanda.  Sampai-sampai, leluhur kita dulu selalu menyebutkan, kalau orang yang suka makan keju itu keturunan “londo”.  “Londo” disini ya maksudnya Belanda Dimana ya tempat yang menjual berbagai macam olahan keju yang di sangat dibanggakan oleh masyarakat belanda ini? Jawabannya ya Alkmaar’s cheese market!

Alkmaar's Cheese Market
Source : http://www.holland.com/global/thingstodo/typical/cheese/alkmaar.jsp

Keju-keju yang dijual disini dikhususkan untuk turis looh! Liat aja tuh, ada berpuluh-puluh ton keju yang digelar di sini.  Selain itu di sini juga ada cheese museumnya.  Oya, dua orang yang membawakan keju itu sebenarnya salah satu atraksi yang ditawarkan di Alkmaar (mungkin seperti atraksi pergantian penjaga di istana inggris).  Biasanya, kita dapat menyaksikan “pegelaran” keju beserta atraksi pembawa kejunya tiap musim panas mulai dari pukul 10 a.m – 12 p.m tiap hari jumat.  hmm, ko gak lumer ya kejunya dijereng gitu di pelataran pada musim panas?? 😕

Satu lagi deh…pernah ngerasain jadi raksasa gak? di Belanda, tepatnya di Den Haag, kita bisa ngerasain jadi raksasa di Madurodam

The Madurodam
Source : http://www.sangmane.com/2009/best-places-to-visit-in-holland/

Seru yaaa…..masih banyaak banget loh tempat-tempat yang bisa dikunjungin di Belanda.  Mungkin karena arsitektur dan perancangan tata kota dari belanda ini merupaka salah satu yang terbaik di dunia.  Rasanya tiap sudut kota-kota di  Belanda menawarkan keunikan.  Lihat aja deh contohnya di Indonesia, atau di Bandung.  Banyak bangunan-bangunan peninggalan Belanda yang masih awet dan terkesan megah hingga sekarang.

Kalau banyak begitu tempat yang wajib dikunjungi gimana caranya agar bisa mengunjungi semua ya??? Tentu saja dengan tinggal di sana! Kalau bingung mau ngapain disana, gak kepikiran mau kerja apa selama tinggal di sana, ya gampangnya, sekolah aja di Belanda! Tenang aja, Belanda ini punya segudang universitas dengan pilihan jurusan yang beragam dan termasuk universitas terbaik di dunia. Apa aja ya universitas yang ada di Belanda ?

Amsterdam University

Amsterdam University
Source : http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/c/ca/Uva.JPG

Di universitas Amsterdam, banyak program studi yang menawarkan program dengan pengantar bahasa inggris.  Jadi tidak perlu khawatir untuk berbicara dengan meneer-meneer di sana. Hehehe… Beberapa fakultas  yang terdapat di universitas ini adalah :

  1. Faculty of Dentistry (Kedokteran Gigi)
  2. Faculty of Economics and Business (Ekonomi dan Bisnis)
  3. Faculty of Humanities (Humanioria)
  4. Faculty of Law (Hukum)
  5. Faculty of Medicine (Kedokteran)
  6. Faculty of Science (Sains)
  7. Faculty of Social and Behavioural Sciences (Sosial dan Psikologi)

Kalau mau informasi lebih lanjut bisa langsung mengunjungi www.uva.nl

Vrije Universiteit

Vrije Universiteit
Source : http://www.fascination-of-light.net/campaign/past-events/amsterdam

Terjemahannya, Free University 😀 Terletak juga di kota Amsterdam.  Untuk bahasa pengantar bahasa inggris hanya ada untuk program master yang memang di tujukan untuk mahasiswa asing.  Sedangkan untuk program sarjana, bahasa pengantarnya adalah bahasa Belanda.  Program studi yang ditawarkan banyak juga loh…

  1. Arts
  2. Dentistry
  3. Earth science and life science
  4. Economics and business
  5. Human movement
  6. Law
  7. Medicine
  8. Philosophy
  9. Psychology and pedagogy
  10. Exact science
  11. Social science
  12. Theology

Mampir-mampir aja ke situs resminya di sini

Groningen University

Groningen University
Source : http://www.nekir.pl/index.php?l=id&q=Universitas_Groningen

Universitasi yang terletak di kota Groningen ini termasuk yang tertua kedua di Belanda loh.  Ada program sarjana, master, doktoral hingga pindahan untuk tiap fakultas.  Selain itu, Groningen University menawarkan kursus singkat bersertifikat.  Universitas ini termasuk tiga terbaik dalam bidang ecology, material sciences, kimia, dan astronomi. Situs resminya ada di sini.  Fakultas yang ditawarkan adalah :

  1. Economics and Business
  2. Behavioural and Social Sciences
  3. Theology and Religious Studies
  4. Arts
  5. Medical Sciences
  6. Law
  7. Spatial Sciences
  8. Philosophy
  9. Mathematics & Natural Sciences

Erasmus Rotterdam University

Erasmus Rotterdam Universiteit
Source : http://wiki.verkata.com/en/wiki/Erasmus_Universiteit

Untuk yang tertarik dengan bidang kedokteran dan bisnis, bisa mencoba belajar di universitasi ini.  Bidang Medicine and Health Sciences berlokasi di Erasmus Medical Center (MC) dan merupakan akademi kesehatan terbesar di Belanda. Sedangkan sekolah bisnis yang dimiliki universitas ini, Rotterdam School of Management, adalah sekolah bisnis terdepan di Eropa. Situs resminya terdapat di sini. Selain itu, universitas ini juga memiliki fakultas Law, Culture and Society.

Universitas Utrecht

Universiteit Utrecht
source : http://embraceourselves.files.wordpress.com/2009/04/utrecht.jpg

Universitas ini terletak di kota Utrecht.  Universitas ini merupakan universitas terbaik sekaligus tertua dan termasuk yang terbesar di Belanda.  Fakultas-fakultas yang terdapat di sini adalah :

  1. Faculty of Humanities
  2. Faculty of Law, Economics and Governance
  3. Faculty of Geosciences
  4. Faculty of Social and Behavioural Sciences
  5. Faculty of Science
  6. Faculty of Medicine / University Medical Center Utrecht (UMC Utrecht)
  7. Faculty of Veterinary Medicine

coba deh di cek situs resminya www.uu.nl

Delft University of Technology

The grass roof at Delft University of Technology's Library
Source : http://yalun.wordpress.com/2008/11/01/delft-university-of-technology/

Nah, kalau yang tertarik di bidang teknik, disinilah tempatnya.  Universitas ini merupakan universitas teknologi terbesar di Belanda.  Universitas ini menggunakan European Credit Transfer System (ECTS), semacam Sistem Kredit Semester kalau di Indonesia. Setahun mendapatkan 60 ECTS, dengan total 180 ECTS pada program sarjana. Waw, di ITB saja “hanya” menggunakan 144 sks. Fakultas-fakultas yang ada untuk barchelor (B.Sc) adalah :

* Aerospace Engineering
* Applied Earth Sciences
* Applied Mathematics
* Applied Physics
* Architecture
* Civil Engineering
* Computer Science
* Electrical Engineering
* Industrial Design Engineering
* Life Science & Technology
* Marine Technology
* Mechanical Engineering
* Molecular Science & Technology
* Systems Engineering, Policy Analysis & Management

Untuk masing-masing fakultas tersebut, juga ditawarkan program master (M.sc). Coba saja cek dulu situs resminya di sini

Masih banyak lagi universitas-universitas terbaik belanda lainnya.  Yang perlu diperhatikan adalah, bagaimana masyarakat belanda mengimplementasikan keilmuan yang telah mereka miliki ke kehidupan sehari-hari.  Sekarang saja Belanda sudah terkenal dengan bidang arsitektur dan perancangan kota, belum lagi kehidupan sosialnya, dan tentu saja seni dan budayanya yang unik dan terus berkembang.  Semua ini tentu saja dikarenakan peran serta dari perguruan tinggi – perguruan tinggi yang berlomba-lomba menciptakan didikan yang unggul dibidangnya. Mungkin kalau tidak diterapkan budaya yang seperti itu, tidak bisa kita rasakan inovasi-inovasi belanda saat ini.

Weleh, benar kan? tidak akan cukup satu post untuk menceritakan tentang Belanda.  Mulai dari objek-objek wisata yang unik yang hanya dapat ditemukan di Belanda dan asli penemuan mereka sendiri, atau dari hasil karya seni ciptaan seniman belanda seperti Van Gogh, atau mungkin dedikasinya terhadap ilmu pengetahuan.

Sendainya saja bisa tinggal di Belanda….. 😀


Taman Kupu-kupu Cihanjuang

Pertama kali denger tempat ini dari Senia yang dengan semangatnya menceritakan tentang taman kupu-kupu Cihanjuang.  Langsung lah gw googling dan mendapatkan beberapa info tentang taman ini.  Dan rasa penasaran pun timbul…

Pada suatu Rabu yang cerah karena tidak ada kuliah, gwe minta ditemani oleh Senia untuk beli titipan bokap ke Rumah Mode dan Chelsea DVD.  Memang setelah itu kita berniat jalan-jalan tapi bukan ke taman kupu-kupu Cihanjuang melainkan ke Kota Baru Parahyangan. Ngubek-ngubek Rumah Mode pada weekdays jauh lebih menyenangkan dibanding waktu weekend yang berhasil menyulap Rumah Mode seperti Gazibu.  Sayang titipin bokap gak ada alias kehabisan. Tapi justru gwe yang berhasil mendapatkan 1 kaos lengan panjang dan 1 jaket tipis yang bisa dipakai di cuaca apa saja 😛 Setelah dari Rumah Mode kami pun ke Chelsea untuk membeli DVD 24 titipan bokap.  Saat membayar pun kami masih membayangkan Kota Baru Parahyangan.  Sayangnya, begitu menuruni tangga Chelsea, tiba-tiba, seperti biasa, secara spontan, Taman Kupu-kupu Cihanjuang pun muncul di kepala.  Dan dasar Senia yang sejenis aja sama gwe, kami pun mengubah haluan dari Kota Baru Parahyangan jadi ke Taman Kupu-kupu Cihanjuang. Kami pun berangkat dengan pedoman alamat yang di dapat dari Internet dan peta yang selalu ada di mobil gwe.

Taman kupu-kupu Cihanjuang ini beralamat di Jalan Raya Cihanjuang Km 3,3.  Berdasarkan alamat dan peta, kami tampaknya diarahkan untuk melewati Cimahi sebelum berhasil mencapai Cihanjuang.  Ke arah Cimahi sih gampang, tapi dari Cimahi mencari jalan raya Cihanjuangnya itu yang ribet.  Gara-garanya, banyak jalan yang searah dan harus muter-muter.  Kami pun sempet kelewatan jalan Cihanjuangnya karena ternyata dari depan jalan itu termasuk jalan kecil.  Tapi makin masuk ternyata jalan makin (sedikit) melebar.  Kami pun meraba-raba km 3,3 seperti yang disebutkan di alamat.  Anehnya, sepanjang jalan Cihanjuang itu kami tidak menemukan petunjuk adanya Taman Kupu-kupu, yah, paling tidak informasi yang mengatakan berapa km lagi yang harus ditempuh.  Akhirnya kami pun celingukan melihat alamat-alamat yang terpasang di gedung-gedung sepanjang jalan (setelah lewat berapa km, beberapa gedung terus menulisknan “km 2,5”, seolah-olah kami tidak maju-maju 😕 ).  500 meter mendekati taman kupu-kupu baru lah kami menemukan papan yang menyebutkan letak taman tersebut yang berada sekitar 500 m lagi.  Daaannnn…sampai lah kami di Taman Kupu-kupu Cihanjuang

Taman Kupu-kupu Cihanjuang punya tempat parkir yang gedeeee banget. Tapi sayang masih kerikil.  Lagian, tampaknya memang kompleks taman kupu-kupu cihanjuang masih dalam proses penyelesaian pembangunan deh.  Kafenya aja belum buka dengan layak.  Tapi yang lucu, di parkiran gwe menemukan gerobak ini :

Harus pasang internet dulu nih baru bisa mesen? 😛

Pantesan gak ada yang jaga, mesennya aja harus online! harusnya di pasang email,ym, atau pinnya nih.. 😆

Untuk masuk ke taman kupu-kupunya, kami harus melewati toko souvenir terlebih dahulu.  Ternyata para kupu-kupu itu dibiarkan bebas di alam terbuka yang hanya di batasi jaring-jaring dengan lingkungan bebas.

Pintu masuk menuju taman kupu-kupu

Untuk masuk ke tamannya, kita diwajibkan untuk membayar sebesar 10.000 sudah termasuk tiket masuk, peminjaman topi, dan voucher untuk segelas minuman di kafe (yang belakangan diketahui ternyata segelas Tjampolay…asooyy! 😆 ).  Tapi menurut kabar terakhir, Harga tiket masuk Taman Kupu-kupu sejak bulan mei Rp.20.000,-/orang anda akan mendapatkan souvenir PIN atau Air mineral.  Sedangkan tiket masuk ke PLayground Rp.10.000,-/orang.  Di dalam sana ada sekitar 28 jenis kupu-kupu yang dibiarkan terbang bebas dan berkembang biak seperti di habitat aslinya.  Jadi sebenarnya masuk ke taman kupu-kupu juga sama saja masuk ke taman bunga.

Taman Kupu-kupu + Senia yang sok imut 😛

Di dalam taman itu, kita seolah-olah masuk dunia kupu-kupu karena di sana mereka dengan cueknya lewat-lewat gitu aja di depan kita.  Hinggap sana, hinggap sini.  Bahkan di sana kita juga bisa melihat perkembangan mereka mulai dari kawin (gwe bener-bener ngeliat kupu-kupu kawin!), telur kupu-kupunya, ulat, kepompong yang di pohon maupun di penangkaran, hingga kupu-kupu yang baru keluar dari kepompong dan masih basah sehingga belum bisa terbang.  Yang seperti ini lah yang bisa dengan mudah kita pegang atau kita taruh di tangan kita.

 

Kupu-kupunya kawin. Hm, pornografi gk nih? 😛
Tempat penangkaran kepompong + kupu-kupu yang baru menetas

Disini juga ada macem-macem ulet.  Keren-keren loohh..

 

Ulet 1 😀
ulet 2 😛

Ntah apa nama uletnya.  Tapi katanya kalau dipegang sih gak bikin gatel.  Gwe ogah megang, bentuknya sangar boooo…

Oya, ini nih foto-foto untuk kupu-kupu yang berhasi tertangkap kamera 😀

Kupu-kupu A 😛
Kupu-kupu B 😛

 

Kupu-kupu C 😛

sorry booiii….gwe gak hapal jenis-jenis kupu-kupu dan nama-nama ulet…hhehhee…

Ada yang tertarik mau mengunjungi??

Hmm, lekker!



Kalo saya mengingat nenek saya yang sudah meninggal, saya akan mengingat segala cerita-ceritanya tentang teman-temannya yang dari Belanda.  Atau pun ungkapan-ungkapan dalam bahasa Belanda (yang saya lupa apa aja L ). Hanya ada satu ungkapan yang selalu saya ingat, “lekker!”. Yak, Lekker.  Atau dalam bahasa indonesianya “Enak”.  Nenek saya selalu menngucapkan ini kalo lagi makan masakan mama di rumah (emang mama kalo masak selalu enak sih!hehehe, subjektif sekali saya 😛 ). Atau memakan masakan Belanda yang membangkitkan kenangan-kenangan masa mudanya dulu.  Apa saja ya makanan Belanda? Coba deh baca contoh-contoh dibawah ini, siapa tahu anda termasuk yang sering mengkonsumsinya tapi tidak tahu kalau itu adalah salah satu “penemuan” Belanda? 😀

Kalau dipikir-pikir, cukup banyak masakan belanda yang saya kenal dan termasuk sering saya makan.  Well, paling tidak, sering terhidang di meja makan saya, terutama sebagai kudapan.  Nenek saya dengan senang hati selalu memasakkan saya Panekuk.  Kue ini seperti dadar tipis atau mungkin versi belandanya Pancake (lihat saja bahasanya, mirip-mirip lah ya…:P ).  Tapi bedanya dengan pancake, Panekuk ini tipis sehingga bisa digulung dan diisi macam-macam.  Karena keluarga saya pecinta coklat, nenek saya selalu membuat Panekuk dari bahan dasar coklat sehingga warnanya sendiri yang harusnya berwarna kuning, seperti pancake, menjadi warna coklat.  Saya paling suka memakannya jika digulung dan diisi buah dan vla. Hmmm…segar!

Panekuk isi Vla

sumber gambar klik disini

Belum lagi BitterbalenKudapan berbentuk bulat dan diisikan daging ini pantas banget dijadikan kudapan sore.  Klappertaart? Kalau sering ke Bandung pasti sering deh melihat beberapa tempat yang menjual kue ini.  Kalau diartikan dari nama kuenya sih, Tart Kelapa, atau kue Kelapa.  Makan selagi dingin. Aduuuh, segar banget.  Belum lagi variasi dari mama yang membuat Klappertaart dengan perasan air pandan. Fuh, tidak sanggung nolak deh 😛 !  Oya, siapa sih yang tidak tahu Poffertjes? Makanan dengan bahan dasar seperti panekuk tapi dicetak bulat-bulat ini biasanya dimakan dengan taburan gula halus.  Untuk makanan sore, sambil nonton acara gossip atau sambil bergosip sekalian, dijamin makin seru! Hehehe…

Bitterballen
Klappertaart dengan perasan air pandan

Satu lagi, siapa cobaaaa yang tidak kenal Kaastengel? Saya yakin, kue ini selalu terpajang di ruang tamu anda tiap lebaran.  Kue kering yang terbuat dari keju, keju, dan keju ini memang sudah menjamur di masyarakat Indonesia.  Saya sangat bersyukur karena mendapat resep turun-temurun dari oma saya.  Oma dan mama saya selalu menekankan, jangan mengaku memasak Kaastengel kalau tidak memakai Mentega Wisman dan Keju Edam.  Mentega wisman adalah mentega putih dan keju edam adalah keju yang biasa ditemukan di supermarket berbentuk bulat dan dibungkus dengan kertas merah (biasanya dijual utuh atau dipotong setengah hingga seperempat). Jadilah Kaastengel bikinan saya adalah Kaastengel yang sangat keju dan dijamin sekali makan tidak mungkin hanya satu batang Kaastengel, pasti lebih! 😀

Kaastengel beserta bahan termasuk Mentega Wisman dan Keju Edam

Foto Bitterbalen, Klappertaart, dan Kaastengel adalah koleksi pribadi mama saya dan dapat dilihat disini

Menurut saya, kue-kue khas Belanda tidak terlalu membutuhkan keahlian khusus untuk membuatnya.  Bahan-bahannya pun cenderung sama dan mudah didapatkan.  Tapi, rasanya boleh diadu!  Saya jadi sangat tertarik untuk melihat pengolahan makanan langsung di Belanda.  Baik yang dibuat di rumah, di toko kue, ataupun pabrik-pabrik pengolahan makanan. Seru kali ya melihat langsung pengolahan keju edam atau melihat ibu-ibu Belanda bikin kue? Kalau seandainya Belanda dulu tidak datang ke Indonesia dan tidak membagi-bagikan resepnya ke kita, bisa-bisa sajian di meja saat lebaran berkurang? hehehe…

Anda sendiri bagaimana? Makanan Belanda apa yang paling anda sukai?

PS : Mau resep? tuliskan saja resep yang anda inginkan di bagian komen, lalu akan saya kirimkan resep via e-mail anda 🙂

Menjelajahi Jepang hingga Belanda

Tepatnya, menjelajahi Goa Jepang dan Goa Belanda di Taman Hutan Raya Juanda, Dago, Bandung.  Another trip which starts from my impulsive thingy. Here’s the story 🙂

Sore jam 15.30 gwe udah sampai kosan.  Nongkrong depan TV sambil makan kelengkeng, tiba-tiba gwe denger suara Ayu yang kayaknya baru dateng.  Dan, mendadak, ting! 💡 gwe pun keluar kamar, mendekati Ayu yang sedang nyapu, dan…

“Yu, ke THR Juanda yuk!”, sangat random

“Yuk,” dengan mudahnya

Tiba-tiba, bermunculan lah Xenia dan Evi, dan gwe pun menghasut mereka untuk jalan-jalan sore.  Kebetulan si Evi lagi puasa jadi bisa sekalian ngabu burit.  So, sekitar pukul 16.40, Gwe, Ayu, Xenia, dan Evi  pun berangkat menujur THR Juanda yang berada di daerah Dago Pakar.

Para korban random. Ki-ka : Xenia, Evi, Ayu

Setelah hampir 4 tahun gwe di Bandung dan bermukim di daerah Dago, baru sekarang lah gwe ke THR Juanda.  Dan ternyata deket yaaahh!! Gak sampe 10 menit udah nyampe, bahkan pukul 5 kurang kami berempat sudah masuk gerbang awal THR Juanda.  Begitu masuk, kami pun berpapasan dengan anak-anak yang mau pulang, dan denger-denger mereka dari Curug Omas. Gak masuk akal, jaraknya lebih 5Km dari tempat gwe berdiri! weew…

Kata pak penjaga pintu depan, yang paling deket adalah Goa Jepang, jaraknya 300 m.  Sedangkan Goa Belanda jaraknya 800 m.  Kami pun memutuskan untuk jalan sendiri berempat tanpa pemandu.  Sempet bingung juga mikirin mana yang lebih baik dipilih, dan kami pun memutuskan untuk mencicipi goa Jepang dulu. Ada yang lucu selama perjalanan. Gwe peratiin kalo beberapa pohon di situ dipasang papan nama dari bahasa indonesia sampai latinnya.  Lucunya, untuk nama dalam bahasa indonesia tulisannya “nama daerah”, bukan “nama pohon”. Padahal keterangan lainnya ditulis dalam bahasa yang “wajar”.  Kenapa ya?

si "nama daerah"

Continue reading “Menjelajahi Jepang hingga Belanda”

PT. Badak-nya si Bontang

Kilang PT. Badak

Sudah sekian lama gwe ngeblog, tp gwe baru nyadar kalo gwe sama sekali gk pernah nyeritain tentang tempat dimana gwe dibesarkan. Yap, PT. Badak NGL Bontang.  Salah satu perusahaan besar yang terletak di Bontang, selain PT. Pupuk Kaltim.  Seperti layaknya perusahaan perminyakan yang terdapat di kota terpencil, perusahaan ini pun memiliki kompleks perumahan yang ditunjang dengan fasilitas yang super lengkap. Mari kita bahas satu persatu

PT. Badak memiliki sendiri perumahan sebagai fasilitas untuk karyawannya.  Perumahan ini dibagi menjadi 2, PC (kalo gk salah, kependekan dari Personal Community) dan HOP (House of Permanent, kalo gk salah lagi 😛 ).  PC adalah perumahan yang “dipinjamnkan” perusahaan untuk karyawannya.  PC modelnya kayak perumahan di amerika, tanpa pagar :D. PC terbagi menjadi beberapa tingkatan sesuai dengan golongan atau jabatan dari karyawan tersebut.  semakin kecil nomor PC, semakin tinggi jabatannya.  Nih ya pembagiannya kira-kira:

  1. PC 6, diperuntukan bagi non-staff
  2. PC 5, staff baru
  3. PC 4 , setara supervisor
  4. PC 3, sedikit lebih tinggi atau setara section head
  5. PC 3 B, departement manager
  6. PC 3 A, division manager
  7. PC 1 , general manager

Jangan tanyak kenapa gk ada PC 2, karena saya pun gk tau alasannya :P.  Para penghuni PC sudah diberi fasilitas super lengkap.  Dari furniture, listrik dan air sudah gratis.  Telepon antar perumahan sesama PC juga gratis.  Jadilah dulu sering banget dipake bergosipan berjam-jam sama gwe n temen2 gwe.  Belakangan bokap gwe juga udah dapet fasilitas internet gratis.  Jadi jangan heran kalo tiap rumah di PC punya AC n Lampu yang menyala sampe 24 jam, punya kitchen set lengkap sampai kompor listrik n oven listrik, dan pasti punya mesin pengering pakaian n piring selain mesin cuci.  Oya, mesin penyedot debunya juga gk tanggung-tanggung, bisa mencapai ribuan watt! Gak komen ah…:P Continue reading “PT. Badak-nya si Bontang”